20 September 2017

Prihatin Genetika Minta, BNN Selidiki Peredaran Obat Bertulis PCC

14 - Sep - 2017 | 20:45 | by: Admin1
Prihatin Genetika Minta, BNN Selidiki Peredaran Obat Bertulis PCC

Gowa, Beritakota Online – Pengurus Pusat Generasi Muda Nusantara Anti Narkotika (GENETIKA) prihatin dengan kejadian penyalagunaan obat  paracetamol cafein carisoptodol (PCC) yang mengakibatkan  puluhan remaja di Kendari Sulawesi Tenggara di larikan ke rumah sakit pada hari Rabu 13/09/2017 Kemarin.

Ketua Umum Genetika, Djaya Jumain, Kamis 14/9/17 menanggapi kejadian di Kendari Sulawesi Tenggara yang mengakibatkan puluhan remaja terpaksa di rawat di rumah sakit.

Dengan adanya kejadian yang menimpa puluhan remaja di Kendari akibat penyalagunaan obat jenis paracetamol cafein carisoptodol (PCC) adalah sebuah kejadian yang harus diantisipasi di provinsi lain di Indonesia.

Ketua Genetika Djaya Jumain berharap  aparat hukum dan Badan Narkotika Nasional Provinsi mengantisipasi sedini mungkin agar kejadian di Kendari adalah kejadian yang pertama dan terakhir.

Djaya Jumain meminta badan narkotika nasional untuk menyelidiki keberadaan obat paracetamol cafein carisoptodol (PCC) di Kendari Sulawesi Tenggara terkait kandungan obat tersebut dan menugaskan seluruh BNNP di Seluruh Indonesia untuk mengantisipasi peredarannya

Jikalau obat ini beredar lebih jauh maka di pastikan generasi muda kita menjadi korban karena pengaruh obat PCC tersebut. Kata Djaya

Selain Badan Narkotika Nasional  juga diharapkan seluruh komponen masyarakat segera melakukan tindakan dengan peduli apabila mengetahui adanya pengedar dan penguna obat terlarang agar di laporkan segera  ke aparat hukum demi menyelamatkan generasi muda kita untuk hidup lebih sehat, harap Djaya Jumain.( Humas Genetika)

Editor : Anjas/ Andi A Effendy

 


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Daerah,Hukum dan Kriminal | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Komentar ditutup.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Daerah

Kategori Hukum dan Kriminal