13 December 2017

Raih Adipura Asean di Brunai, Makassar Kembali Buat Sejarah Baru

12 - Sep - 2017 | 23:59 | by: Admin1
Raih Adipura Asean di Brunai, Makassar Kembali Buat Sejarah Baru

Brunai, Beritakota On-line -Setelah berhasil meraih adipura 3 kali berturut-turut, kota Makassar kembali membuat sejarah baru dengan penerimaan penghargaan adipura Asean dengan kategori clean land.

Demikian dikemukakan Walikota Danny Pomanto melalui kabag humas pemkot, Firman Pagarra dari bandar Sribegawan, Ibukota Brunai Darussalam yang Turut mendampingi wali kota, Timpro PP MTR, Irwan Adnan, Saharuddin Ridwan, Muhtar Tahir dan Hamzar.

Penerimaan penghargaan ini merupakan rangkaian acara the 4th ASEAN Enviromentally Sustainable Cities (ESC) Award Presentation Ceremony and The Launching of the 5th ASEAN State of Environment Report. di Brunei

Acara tersebut berlangsung  Selasa malam, 12 September di Serambi Suluh Hall, di Pusat Latihan Kesenian dan pertukangan Brunai.

Dalam press liris yang diterima Beritakota online.com dari Brunai. Sebelumnya. Pemerintah telah mendaftarkan 10 kota di Indonesia untuk  mengikuti uji coba Environmentally Sustainable Cities yakni semacam penghargaan Adipura untuk tiga kategori, clean land, clean air, dan clean water.

Direktur pengelolaan sampah KLHK, Sudirman mengapresiasi hasil yang didapatkan Makassar selain kota Bandung, dan Malang.

“Saya berharap banyak bahwa kami dapat mencapai sukses dalam penghargaan ini, tidak saja untuk menyelesaikan masalah lingkungan, tapi juga untuk berkontribusi dalam perencanaan kota, pemerintahan yang baik,” ujarnya

Program ini merupakan tindak lanjut ASEAN Working Group on Environmentally Sustainable City (AWGESC) pada 2003 lalu. Environmentally Sustanable City dimatangkan.

Setelah pertemuan puncak Menteri Lingkungan di Asia Timur (10 negara Asean + Cina-India-Jepang-Korea-Australia-Selandia Baru).

Menurut data kementrian LH, keberhasilan pemerintah kota Makassar tidak terlepas dari komitnen Wali kota Makassar melalui program MTR dan bank sampah.

Menurut Sudirman, tidak gampang mendapat penghargaan adipura Asean. Akan tetapi Semua harus ada upaya dan komitmen pemerintah daerah dan tergantung kemampuan  wali kotanya sebagai pemimpin.

Editor : Anjas/ Andi A Effendy

 

 

Tags:


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Internasional,Nasional | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Komentar ditutup.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Internasional

Kategori Nasional