13 December 2017

Kepala SMA/SMK Keluhkan Dana BOS Tak Kunjung Cair

11 - Sep - 2017 | 21:30 | by: Admin1
Kepala SMA/SMK Keluhkan Dana BOS Tak Kunjung Cair

Takalar, Beritakota On-line — Setelah diambil alih Pemerintah Provinsi, pengelolaan pencairan dana BOS tingkat SMA/SMK ikut berpindah ke provinsi, dikarenakan pelimpahan wewenang pengelolaan SMA/SMK dari pemerintah kabupaten kota ke pemerintah provinsi.

Kepala SMA dan SMK di wilayah kabupaten Gowa dan Takalar mengeluh, karena dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk triwulan ke 2 tak kunjung cair.

Padahal menurut Kepala SMA dan SMK ini sudah masuk triwulan ke 3, tetapi dana BOS untuk triwulan ke 2 belum juga cair hingga di bulan September ini.

Menurut Kepala SMA di kabupaten Takalar, yang tidak mau disebut namanya, dana BOS untuk triwulan ke 2 seharusnya sudah cair pada bulan Mei lalu.

“Tetapi hingga saat ini, di bulan September ┬ábelum ada tanda tanda kapan cairnya. Padahal untuk triwulan ke 2 itu harus dibuatkan LPJ nya,” ujarnya Senin (11/9/2017).

Kami sudah banyak berhutang, untuk kegiatan siswa. Karena kalau tidak berhutang, kegiatan siswa tidak akan berjalan.

“Saya juga tidak tahu, kenapa dana BOS belum cair, hanya dijanji- janji saja,” cetusnya.

Sementara security di SMA itu mengeluh karena gajinya juga tidak dibayarkan selama 6 bulan.

“Sudah 6 bulan, saya tidak digaji, hanya dijanji- janji saja, karena berharap dana BOS cair, baru bisa di bayarkan,” keluhnya yang berharap secepatnya dana BOS cair. Kata security-nya

Lain halnya Kepala SMK di kabupaten Gowa juga mengakui banyaknya hutang di luar, karena kebutuhan siswa.

“Kami tidak bisa tiadakan kegiatan siswa, karena itu harus berjalan. Sudah 5 bulan dana BOS belum cair, hutang sudah bertumpuk,” pusingnya.

Kepala SMA juga di kabupaten Gowa, mengakui juga sudah 5 bulan dana BOS tak kunjung cair.

“Terpaksa kami harus berhutang dulu, untuk memenuhi kebutuhan siswa. Entah kapan dana BOS cair, tidak ada informasinya dari dinas pendidikan provinsi,” ucapnya.

Sekedar diketahui, dana BOS untuk SMA dan SMK yaitu sebesar Rp 1,4 juta per siswa/ tahun. Dana ini disalurkan setiap tiga bulan sekali secara bertahap.

Berharap kepada dinas pendidikan provinsi, agar segera mencairkan dana BOS pada triwulan ke 2.

“Karena banyak sekali kegiatan siswa yang mau dibayarkan. Mengingat hutang sudah bertumpuk,” pungkasnya.

Laporan : Shanty

Editor : Anjas/ Andi A Efendy/ H Sakkar


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Daerah,Pendidikan,Sekolah | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Komentar ditutup.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Daerah

Kategori Pendidikan

Kategori Sekolah