20 September 2017

Fakhidin Respon Sikap Bupati Mencopot Kepala PKM Kajang

28 - Agu - 2017 | 08:32 | by: Admin1
Fakhidin Respon Sikap Bupati Mencopot Kepala PKM Kajang

Bulukumba, Beritakota Online – Bupati Bulukumba AM.Sukri A.Sappewali, akan mencopot Kepala Puskesmas Kajang yang disampaikan di depan mahasiswa di Makassar, setelah mendapat beragam tanggapan.

Seperti halnya tanggapan dari Salah satunya datang dari ketua partai PKB Bulukumba Fakhidin HDK yang juga anggota DPRD Bulukumba.

Kepada media yang dilansir dari BugisPos online.com Senin  (28/8) pukul 00.20 Wita,  Fakhidin menyampaikan dengan menyikapi pernyataan yang dilontarkan Bupati Andi Sukri akan segera mencopot kepala PKM, pada prinsipnya bupati telah melihat adanya gejala di bawah,

Kemudian jika kepala PKM dipertahankan, bukan tidak mungkin akan terjadi distorsi kepercayaan masyarakat terhadap layanan di PKM Kajang, sehingga bupati Bulukumba, akan melakukan penggantuan kepala PKM Kajang.

” Saya kira wajar. seorang bupati memiliki feling, Kepala PKM harus diganti, agar kepercayaan masyarakat terhadap layanan di PKM Kajang tidak makin menurun,” sebut anggota Komisi D DPRD Bulukumba ini.

Terkait soal berita seorang mayat ditandu menggunakan sarung sejauh 7 km, menurut Fakhidin, mestinya kepala PKM Kajang melakukan koordinasi atau meminta petunjuk kepada Kadis Kesehatan, terkait penggunaan ambulans, apalagi dalam kondisi darurat.

 Jadi inti dari permasalahan itu, menurut saya, wajar jika Bupati mengganti kepala PKM Kajang dan itu merupakan hak progratif Bupati. Karena saya yakin, jika kepala PKM Kajang dipertahankan, kepercayaan masyarakat akan semakin menurun, jadi saya melihat Bupati sudah merasakan ada gejala itu,” tambah Fakhidin.

Fakhidin menyarankan, siapapun nantinya pejabat  kepala PKM Kajang,  agar menjalankan tugas dengan baik dengan tetap berkoordinasi dengan pihak pihak terkait, utamanya Dinas Kesehatan, karena, dia tidak ingin persoalan pelayanan selalu dikeluhkan masyarakat.

Bahkan Fakhidin meminta Bupati Bulukumba, kalau bisa mobil dinas yang ada di DPRD ( Avanza red) dijadikan saja mobil jenazah. Atau terkait pengadaan mobil jenazah, harusnya ditangani oleh Dinas Sosial.

Selanjutnya barangnya dititip di masing masing PKM. ” Kalau perlu tidak usah lagi ada mobil dinas yang didump atau dilelang lebih baik dimodifikasi menjadi mobil jenazah,” katanya

Fakhidin menambahkan, mutasi kepala PKM Kajang, bukan lagi soal menjalankan aturan atau di duga kurang tepat mengetatkan aturan dalam kondisi darurat, tetapi demi membangun dan merajut kepercayaan masyarakat atas situasi yang sedang berlangsung, dimana masyarakat hampir semua protes atas kepemimpinan  Kepala PKM Kajang.

 

Editor: Anjas/H Sakkar/Andi A Effendy


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Daerah | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Komentar ditutup.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Daerah