20 September 2017

Warga Kalabbirang-Bontoa Pangkep Sorot Penambangan PT. Wutama Tri Makmur

21 - Agu - 2017 | 16:52 | by: Admin1
Warga Kalabbirang-Bontoa Pangkep Sorot Penambangan  PT. Wutama Tri Makmur

Pangkep, Beritakota Online,-Perusahaan dalam mata rantai bisnis tentunya sangat mengutamakan aspek keuntungan sebagai upaya untuk mempertahankan kehidupan dan eksistensi perusahaan. Namun sebagai bagian dari kehidupan masyarakat, perusahaan pun seharusnya juga memberikan andil yang cukup terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat, terutama di lingkungan yang dekat dengan perusahaan tersebut.

Nah, salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan Batu Marmer yakni PT. Wutama Tri Makmur yang melakukan aktifitas penambangan diwilayah Kelurahan Kalabbirang-Bontoa, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulsel,  telah melakukan tanggung jawab sosialnya terhadap masyarakat yang ada disekitarnya.

Seperti membangun saluran irigasi untuk lahan persawahan, pembangunan bak penampungan air bersih, perintisan jalan dan lain sebagainya yang saat ini dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Kalabbirang dan Bontoa yang berada disekitar lokasi perusahaan.

Direktur Utama PT. Wutama Tri Makmur, Tommy mengatakan, kalau Tanggung jawab sosial perusahaannya terhadap masyarakat sekitar merupakan suatu komitmen usaha untuk bertindak secara etis, beroperasi secara legal dan berkontribusi untuk peningkatan ekonomi bersamaan dengan peningkatan kualitas hidup dari karyawan dan komunitas lokal.

“Hal itu merupakan konsep bahwa organisasi dan perusahaan memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan, ” jelasnya, Senin (21/8/17).

“Apa yang kami lakukan selama ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial kami terhadap masyarakat. Kami belum seberapa, tapi kami berkomitmen akan terus berupaya untuk mewujudkan bentuk tanggung jawab sosial terhadap masyarakat untuk lebih maksimal lagi”, Ucap Tommy saat diKomfirmasi diruang kerjanya.

Sementata itu, Abdul Samad salah satu masyarakat sekitar perusahaan ini yang merasakan langsung tanggung jawab sosial dari perusahaan mengatakan, kalau ladang sawahnya selama ini hanya bisa memproduksi padi (gabah) hanya setahun sekali dengan mengandalkan tadah hujan.

“Saat ini setelah PT. Wutama Tri Makmur membuat saluran irigasi kepersawahan kami, sawah kamipun saat ini sudah bisa memproduksi padi (gabah) hingga 2 kali dalam setahun dan penghasilan kami dalam menggarap sawahpun bertambah, ” terang abdul Samad.

Warga inipun mengakui, memang perusahaan melakukan penggalian hingga kekedalaman untuk mengambil Batu Marmer, namun air yang dihasilkan dari galian itu dipompa naik menggunakan mesin kesaluran irigasi yang dibuat oleh perusahaan untuk mengairi lahan persawahan dan perkebunan mereka.

“Persoalan adanya dampak yang ditimbulkan oleh perusahaan itu pasti ada dan kami rasa semua perusahaan tambang pasti ada dampaknya tapi kita juga merasakan baiknya seperti sekarang ini”, ungkap Samad.

Terkait soal adanya warga Kalabbirang yang komplain masalah kekurangan air bersih karena aktitas penggalian yang dilakukan pihak perusahaan, menurut Samad, itu bukan karena akibat penggalian yang dilakukan pihak perusahaan.

“Kekurangan air terjadi, karena sudah masuk musim kemarau. Banyak sumur warga kering kalau musim kemarau seperti ini. Lagian kalau memang air sumur warga kering akibat dari aktifitas penggalian dari perusahaan, kenapa sumur warga Bontoa yang tidak jauh dari galian itu sumurnya tetap banyak airnya sementara jaraknya sangat dekat dari galaian itu, hanya berkisar kurang lebih 100 M,” tegasnya, sembari menambahkan, kalau memang akibat dari penggalian itu, pastilah sumur warga bontoa itu kering.

Demikian juga sumber mata air leang surukang yang jaraknya kurang lebih 1,5 km dari galian tambang perusahaan saat ini airnya juga masih banyak dan terus mengalir.

“Kan perusahaan juga sudah kasih masyarakat di Kalabbirang bak penampungan air”, pungkas warga ini.

Laporan : Muh Sain

Editor : Zul/H.Sakkar


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Foto,Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Daerah | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Komentar ditutup.

Kategori Berita Foto

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Daerah