20 August 2017

Ditkrimsus Polda Sulsel Tetapkan Bos UD Benteng Baru

24 - Jul - 2017 | 20:37 | by: Admin1
Ditkrimsus Polda Sulsel Tetapkan Bos UD Benteng Baru

Makassar, Beritakota Online-Setelah melewati berbagai proses penyelidikan dan penyidikan, Ditkrimsus Polda Sulsel menetapkan bos bear UD. Benteng Baru, Ridwan Tandiawan sebagai tersaka gula kristal putih rafinasi.

Penetapan tersangka Ridwan Tandiawan ini diperkuat dengan Laporan Polisi, LP Nomor : LPA/90/V/2017! Tanggal 20 Mei 2017 dan Sprin Sidik Nomor: SPRIN SIDIK/17/V/2017/Dit Reskrimsus Tanggal 20 Mei 2017..

Artinya, pihak kepolisian telah melakukan proses sekitar dua bulan untuk menetapkan tersangka gula yang dinilai sangat membahayakan konsumen.

Setelah berkas dan hasil pemeriksaan saksi dinyatakan lengkap, dan hasil pemeriksaan laboratorium, maka penyidik telah menemukan dua alat bukti yang cukup untuk menjerat pemilik UD. Benteng Baru tersebut.

Seperti yang pernah dipaparkan Dirkrimsus Polda Sulsel, Kombes Pol. Yudhiawan kepada indotimnews.com, bahwa sebelum menetapkan tersangka dalam proses penyidikan, polisi telah memeriksa sejumlah saksi.

Sementara Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol. Dicky Sondani, Senin (24/7/17), menjelaskan, pihak penyidik telah menemukan tindak pidana di bidang perdagangan, perindustrian, perlindungan konsumen dan pangan.

“Hal itu tertuang dalam Pasal 113 (1) Jo Pasal 57 (2) UU RI No. 7 Tahun 2014 tentang perdagangan Jo Pasal 113 (1) dan Pasal 4 (1) Permen RI, +.68/Permentan/Ot. 140/6/2013 tentang pemberlakuan. SNI Gula Kristal Putih secara wajib dan atau Pasal 120 (1) Jo Pasal 53 (1) huruf b UU RI No.3 Tahun 2014 tentang perindustrian dan atau Pasal 62 (1) Jo Pasal 8 (1) huruf a UU RI No. 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dan atau Pasal 142 Jo Pasal 91 (1) UU RI No.18 Tahun 2012, tentang Pangan,” jelas Dicky Sondani dalam siaran persnya.

Lanjut Kabis Humas Polda Sulsel, pada Tanggal 20 Mei 2017, Ditkrimsus Polda Sulsel melakukan pengungkapan peredaran terhadap Gula Kristal Rafinasi (GKR) dan Gula Kristal Putih (GKP) di gudang milik UD. Benteng Baru, atas nama pemilik Ridwan Tandiawan, di Jalan Ir. Sutami No.8 Kelurahan Parang Loe, Kawasan Industri Makassar (KIMA), Kecamatan Tamalanrea.

“Saat itu ditemukan perusahaan ini memproduksi dan melakukan pengemasan melalui mesin dengan cara memindahkan gula GKR dari kemasan 50 Kg. Merek Bola Manis ke dalam kemasan 1 Kg GKR merek Sariwangi,” ucapnya.

Dikatakan, dari hasil penhemasan tersebut tersangka memperdagangkan secara langsung pada konsumenmelalui beberapa swalayan, seperti Lotte Mart, Sejahterah dan lainnya.

“Terkait dengan mereek kemasan yang mencantumkan izin edar. BPOM RI MD 237320002075 dan Nomor SNI 3140.3.2010 LSPr-010-IDN, tidaklah terdaftar,” paparnya.

Pihak penyidik Ditreskrimsus, lanjut Dicky Sondani memeriksa 16 saksi dan 4 ahli serta pemeriksaan barang bukti (BB). Didukung hasil laboratorium.

“Ditkrimsus Polda Sulsel melakukan gelar perkara Tanggal 19 Juli 2017 dengan kesimpulan menetapkan Ridwan Tandiawan pemilik UD. Benteng Baru sebagai tersangka,” pungkas Kabid Humas Polda Sulsel.

Editor: Zulkifli/Anjas/Mirsyahbani


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Polisi | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Comments are closed.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Polisi