25 June 2017

Proyek “Siluman” Tanggul Irigasi di Kecamatan Tellu Limpoe Disorot Warga

16 - Jun - 2017 | 20:11 | by: Admin1
Proyek “Siluman”  Tanggul Irigasi di Kecamatan Tellu Limpoe Disorot Warga

Laporan : Mustafa Hanafi dari Sidrap

Sidrap, Beritakota online, Proyek tanggul yang terletak dijalan panreng dekat kuburan amparita lama, Kelurahan Arateng Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidrap Sulawesi Selatan, menjadi sorotan hangat bagi warga setempat, pasalnya proyek yang dikerjakan sekitar satu bulan lalu tersebut tak jelas berapa anggarannya dan berapa lama proyek tersebut dikerjakan.

Menurut warga setempat, sejak mulai dibangun proyek tersebut memang tidak memiliki papan proyek sehingga sampai sekarang masih terus menjadi proyek siluman, kata warga amparita yang tak bersedia disebutkan namanya.Jumat, (16/6/2017).

Berbagai tanggapan masyarakat, yang secara kebetulan lewat didepan proyek tersebut berkomentar ada yang mengatakan proyek tersebut dikerjakan oleh Dinas bina Marga Kab. Sidrap ada juga yang mengatakan dikerjakan oleh Dinas Pengairan Kab.Sidrap

Terlepas dari itu semua, menurut warga setempat disekitar lokasi proyek, ia menduga bahwa ada beberapa item pekerjaan yang tidak sesuai RAB, misalnya campuran semen dan pasir yang digunakan tidak wajar begitupun cara pemasangan batu,hal itu menurut warga yang megakibatkan bangunan tersebut nantinya tidak akan bertahan lama,

Jemmy, S. Aminoto dari Dinas PSDA Kab.Sidrap saat ditemui Beritakota Online mengatakan dirinya tidak tahu kalau proyek tersebut dikerjakan oleh PSDA bahkan anggarannya tdk tau berasal dari mana, karena hingga saat ini dari pihaknya belum ada yang melaksanakan proyek dan sampai saat ini belum ada anggota kami yang mengerjakan kegiatan proyek, “ ungkapnya.

Lembaga Monitoring Kinerja Aparatur Negara ( Lemkira) Sulsel mempertanyakan Proyek ” Siluman ” tanggul Irigasi kepada Abd Razak dan Nasruddin dari Dinas Bina Marga Kab Sidrap menyangkali kalau proyek tersebut dikerjakan oleh pihaknya.

Pihak Bina Marga Pemkab Sidrap menuding kalau proyek semacam itu dikerjakan oleh pihak Provinsi Sulsel, ujarnya.

Menurut Rasak, memang biasa terjadi ada pelaksanaan proyek dbawah tanpa sepengetahuan kami,karena pihak pemborong biasanya langsung saja ke lokasi proyek tanpa Kordinasi pihak kami, ujarnya.

Editor : Muh Basri S/H.Sakkar


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Daerah,Polisi | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Comments are closed.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Daerah

Kategori Polisi