18 August 2017

Soal Kasus Gula Rafinasi Diduga Ilegal, Kapolda Bilang Sudah Diperiksa 20 Saksi

11 - Jun - 2017 | 13:22 | by: Admin1
Soal Kasus Gula Rafinasi Diduga Ilegal, Kapolda Bilang Sudah Diperiksa 20 Saksi

Makassar, Beritakota Online-Terkait kasus gula rafinasi yang beredar ribuan ton di Makassar yang diolah UD Benteng Baru, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) telah memeriksa 20 saksi.

Hal itu dikatakan Kapolda Sulsel Irjen Polisi Muktiono, dari pemeriksaan 20 saksi terkait beredarnya gula rafinasi itu guna mencari bukti sebanyaknya.

“Sejauh ini dari perkembangannya, 20 saksi kita periksa untuk mencari bukti sebanyak-banyaknya, supaya kita nanti menetapkan tersangkanya dengan benar,” ujar Muktiono, saat menggelar buka puasa bersama awak media, Sabtu (10/6/2017), seperti dikutif dari Inipasti.com.

Dikatakannya, pihaknya masih menyegel gudang gula rafinasi siap edar dari UD Benteng Baru, untuk mengumpulkan bukti yang kuat.

“Kita masih segel gudangnya, untuk mengumpulkan bukti yang kuat, makanya kita cari distributornya dan memang banyak saksi kita periksa ini kan spesifik dengan perdagangan,” ungkapnya.

Sebelumnya, gudang milik UD Benteng Baru di jalan Ir Sutami, Makassar dengan memuat 5.300 ton gula rafinasi ilegal, yang disegel Polda Sulsel dan Satgas ketahanan Pangan Sulsel.

Alasannya, perusahaan milik Ridwan Tandiawan yang dikenal sebagai distributor gula rafinasi terbesar di Sulsel ini tertangkap basah menjual gula rafinasi secara eceran ke konsumen.

Gula pasir tersebut dijual Rp 11.900 per kilogram. Mereka mendapat keuntungan Rp 500 per kilogramnya. Di dalam gudang yang disegel garis polisi itu terdapat 107.360 karung dengan satu sak masing-masing seberat 50 kilogram atau sekira 5.300 ton. Seluruh aktivitas di gudang itu termasuk pengemasan dalam bentuk kiloan dihentikan atau sementara tidak diperbolehkan beroperasi.

Editor : Anjas/Mirsyahbani


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Polisi | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Comments are closed.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Polisi