22 September 2017

Dikdas Gelar Penamatan Massal dan Aksi Ceria Anak Usia Dini Se Kota Makassar Tahun 2017

24 - Mei - 2017 | 08:21 | by: Admin1
Dikdas Gelar Penamatan Massal dan Aksi Ceria Anak Usia Dini Se Kota Makassar Tahun 2017

Makassar, Beritakota Online — Pemerintah kota Makassar khususnya dinas pendidikan kota Makassar bekerja sama dengan Himpaudi menggelar kegiatan penamatan Massal dan Aksi Ceria untuk tingkat anak usia dini ( PAUD) dengan tema Tumbuh bersama membentuk karakter sejak dini dalam menyongsong masa depan anak gemilang. Selasa  23/5/17 di Balai Manunggal Prajurit Jendral M.Yusuf jalan Sudirman No.6 Makassar.

Kegiatan penamatan Massal dan Aksi Ceria untuk tingkat anak usia dini ( PAUD) di hadiri yayasan Ketua Kartika Jaya 20 Hasanuddin, pengawas, penilik penggerak PKK, UPTD kepala SKB, dan beberapa undangan lainnya.

Berbagai ragam tarian yang di tampilkan dari perwakilan 14 kecamatan se-kota  makassar tingkat usia dini, mulai dari Parade, tari Tulolona Sulawesi, ganrang bulo, tarian berasal dari Tator, serta beberapa tarian Se Nusantara juga di tampilkan dengan memakai busana khas tarian dari asal daerah lainnya.

Selain kegiatan penamatan Massal juga di lakukan pengalungan bunga yang diberikan oleh anak usia dini kepada kepala bidang Paud dan kepala dinas sebagai tanda ucapan terima kasihnya serta penyerahan sertifikat secara simbolis  kepada anak usia dini yang akan melanjutkan kejenjang selanjutnya.

Kepala bidang Paud Dikmas Hj Andriani Ashar SH.MH. mengatakan Sekitar 1500 anak usia dini dan 500 perwakilan Se kota Makassar. Kegiatan tersebut menjadi contoh terhadap paud paud lainnya yang ada di beberapa kabupaten di Sulawesi.

Lanjut Kegiatan tersebut tidak masuk dalam Anggara APBD, akan tetapi kegiatan ini adalah merupakan inisiatif orang tua serta kerja sama dengan beberapa lembaga lembaga yang ada di 14 kecamatan se kota Makassar.

Sementara sambutan walikota Makassar Dany Pomanto yang diwakili Kepala Dinas  pendidikan kota Makassar Drs. H. Ismunandar. MM mengatakan  pendidikan usia dini nantinya akan dilakukan penguatan dalam hal fase usia minimal, jangan hanya di jadikan pendidikan usia dini sebagai penitipan anak, di mana  orang tua orang tua hanya menitipkan anaknya supaya mereka lepas dari tanggung jawab mereka dengan harapan orang tuanya dapat bekerja.

Lanjut Ismunandar pendidikan usia dini nantinya akan diatur melalui petunjuk teknis yang akan nantinya dikeluarkan. Agar akhir dari pada proses pendidikan usia dini berjalan dengan baik yang akan menuju pendidikan sekolah dasar.

Laporan : Anjas
Editor : H.Sakkar/Mirsyahbani


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Foto,Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Komentar ditutup.

Kategori Berita Foto

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama