21 August 2017

Aksi Damai Masyarakat Nelayan Kecamatan Tinanggea, Kapolsek Tinanggea Dan Kapolres Konsel Mediasi Pertemuan Dengan Tokoh Masyarakat

4 - May - 2017 | 21:26 | by: Admin1
Aksi Damai Masyarakat Nelayan Kecamatan Tinanggea, Kapolsek Tinanggea Dan Kapolres Konsel Mediasi Pertemuan Dengan Tokoh Masyarakat

Tinanggea, Beritakota Online-Aksi demo masyarakat dan merupakan aksi damai yang dilakukan oleh aliansi masyarakat nelayan yang bermukim di pelabuhan Jeti PT. Baula Petra Buana, muara pesisir Roraya Tinanggea, Kamis (04/05/2017).

Dalam Aksi Demo Masyarakat nelayan ini dipantau oleh Kapolres Konawe Selatan AKBP Yeyen Lesmana, S.I.K. dan Kapolsek Tinanggea Gusti Komang Sulastra, perwakilan Danramil Tinanggea dan pemerintah Kec. Tinanggea (camat Tinanggea, Lurah Tinanggea, Kepala Desa Akuni, Kepala Desa Roraya) dan dari pihak perusahaan PT Baula itu sendiri (Direktur Romansah dan Adi), serta bebetapa tokoh masyarakat Syukri M (mantan anggota DPRD dari partai Hanura) dan H. Udin.

Maksud dan tujuan aksi damai ini, masyarakat meminta tuntutan ganti rugi yang selama ini dilakukan penambangan di muara Roraya, sehingga menimbulkan keresahan masyarakat dan penurunan penghasilan khususnya pendapatan nelayan rumput laut dan alat tangkap togo.

Namun dalam aksi ini mendapatkan titik temu antara perusahaan dan masyarakat yang dimediasi oleh Kapolres Konawe Selatan, Camat Tinanggea dan dari perwakilan tokoh masyarakat nelayan (saudara Syukri M dari politisi Hanura) dan H. Udin dengan kesepakatan
1. Bahwa perusahaan bersedia membayar ganti rugi lahan masyarakat yang berada di dalam jalur lalu lalang kapal yang belum terbayarkan
2. Pihak perusahaan PT. baula Petra Buana bersedia memberikan konvensasi kepada masyarakat nelayan rumput laut yang berada di luar jalur yang disepakati berdasarkan hasil penelitian. Tetapi apabila hasil penelitian itu ada indikasi bahwa kerugian masyarakat nelayan benar-benar disebabkan karena pencemaran dari kegiatan pertambangan maka pihak perusahaan akan mengganti rugi masyarakat nelayan setara dengan pembayaran di dalam jalur dan yang dibayar terhitung dari bulan februari sampai ada hasil keputusan penelitian dari lembaga penelitian.

Laporan : Widyanti Saputri
Editor : Moh Amir D/Andi A Effend


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Daerah,Polisi | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Comments are closed.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Daerah

Kategori Polisi