22 September 2017

PRT Anak di Kompleks Pemda Makassar Akhirnya Bisa Kembali Mengenyam Pendidikan

24 - Apr - 2017 | 17:26 | by: Admin1
PRT Anak di Kompleks Pemda Makassar Akhirnya Bisa Kembali Mengenyam Pendidikan

Citizen Reporter

Makassar, Beritakota Online-Bunga (bukan nama sebenarnya) adalah anak yang bekerja sebagai PRT sejak berusia 12 tahun, tepat setelah dia tamat Sekolah Dasar. Lahir pada tahun 2002, bunga kini telah berusia jelang 15 tahun. Kemiskinan dan keinginan untuk membantu orang tua dan dua orang adiknya menjadi alasan yang telah mendorong Bunga untuk berangkat ke Kota, bekerja sebagai PRT.

Dia menceritakan, bagaimana dia dibawah ke Kota oleh orang sekampungnya yang masih terbilang keluarganya. Pria yang akrab dipanggil “Om” itu memang sudah lama melakoni peran sebagai penyalur PRT tidak resmi. Kampung tempat bunga berasal, yang berlokasi di perbatasan Kab. Sinjai dan Malino, terkenal sebagai Desa pemasok PRT anak. Mayoritas anak-anak perempuan sekampungnya bekerja sebagai PRT di Kota. Mereka hanya kembali ke kampung saat jelang musim panen untuk membantu orang tua. Tapi setelah itu, balik lagi ke Kota.

Bunga menceritakan, saat awal bekerja sebagai PRT, dia pernah bekerja dengan salah seorang majikan yang cukup kaya. Namun akhirnya dia  memilih keluar karena sering ditinggal dan dikunci sendiri di dalam rumah. Sebagai anak-anak, situasi seperti itu, tentulah masih cukup menyeramkan baginya. Akhirnya dia meminta keluar. Majikannya yang sekarang (keluarga Haji Tahir) yang menjemput dengan mengganti biaya yang telah dikeluarkan Majikan kepada si Om penyalur tak resmi. Waktu itu sekitar 200 ribu, kenang majikannya.

Tim pemantau Komunitas Kompleks Pemda Makassar, dikoordinir Ibu Andi Yani, yang awalnya mengetahui keberadaan Bunga. Ibu Yani yang juga warga di kompleks tersebut, juga bekerja sebagai PNS di Dinas Pemberdayaan Perempuan Provinsi Sulsel.

Mengetahui keberadaan Bunga yang masih di bawah umur, Yani melakukan pendekatan ke keluarga Haji Tahir.  Dan setelah melakukan beberapa kali diskusi, akhirnya Yani berhasil meyakinkan majikan dan Bunga sendiri untuk mau terus mengenyam pendidikan.

Malam ini (Sabtu 22 April 2017), Ibu Yani ditemani Warida Syafie dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sulsel, Rasyidi Bakry dari ILO Promote Sulsel dan Yasmain dari Dinas Pendidikan Kota Makassar, berkunjung ke rumah haji Tahir untuk menjelaskan lebih rinci tentang bagaimana Bunga bisa tetap bersekolah.

Dalam pertemuan yang berlangsung lebih kurang 2 jam ini, akhirnya terjawab bagaimana PRT anak seperti bunga bisa tetap bersekolah. Yasmain menjelaskan bahwa dengan kebijakan yang ada sekarang, hampir tidak ada alasan bagi anak untuk tidak melanjutkan pendidikan. Sebab, kalau si anak tidak dapat ikut langsung di Pusat Kegiatan Belajar (PKBM), materi-materi pelajaran bahkan bisa didapat secara online. Dia kemudian menjanjikan untuk mengikutkan bunga ujian pada bulan Mei mendatang.

Warida menjelaskan bahwa dalam kasus yang dialami Bunga, sebagai aktivis anak, kita dihadapkan dalam kondisi dilematis antara apakah ingin memulangkan si anak ke orang tua tapi mendapati kondisi yang lebih buruk atau bisa tetap bekerja sepanjang hak-haknya tetap terpenuhi. Dalam situasi seperti ini, prinsip kepentingan terbaik bagi anaklah yang harus diterapkan.

Haji Tahir dan Istri sebagai majikan, sangat senang jika Bunga bisa mendapat kesempatan lagi untuk melanjutkan pendidikan, karena bagaimana pun perjalanan hidup Bunga masih panjang.  Dia dan keluarga menjamin untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi Bunga untuk kembali bersekolah.

Haji Tahir juga berharap agar PRT anak yang lain juga diberi kesempatan belajar yang sama seperti Bunga. Dia menduga masih banyak PRT anak yang bekerja di Makassar, hanya saja keberadaannya sulit dipantau apalagi kalau bekerja pada majikan yang cenderung menutup diri.

Laporan :Warida Syafie( Koordinator Program LPA Sulsel)


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Polisi | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Komentar ditutup.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Polisi