23 June 2017

Tersangka Kasus Korupsi, Lima Pejabat BPN Sulsel Dipenjara

16 - Mar - 2017 | 17:40 | by: Admin1
Tersangka Kasus Korupsi, Lima Pejabat BPN Sulsel Dipenjara

Makassar, Beritakota Online- Setelah menjalani pemeriksaan selama berjam-jam, dalam kapasitas sebagai tersangka. Penyidik Kejaksaan tinggi Sulsel akhirnya resmi melakukan penahanan terhadap lima pejabat Badan Pertanahan Negara (BPN).

Kelima pejabat BPN itu masing-masing Kepala BPN Maros, Andi Nuzulia, Kepala BPN Wajo, Andi Hijas, Dan pejabat lain seperti Hamka, Mukhtar dan Hartawan Tahir.

Mereka ditahan terkait kasus dugaan korupsi pembebasan lahan Bandara Sultan Hasanuddin tahap II tahun 2015-2016.

“Kejaksaan resmi melakukan penahanan terhadap lima tersangka pejabat BPN,” tegas Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Salahuddin, Rabu (15/3/2017),seperti dilansir Liputan8.

Proyek pembebasan lahan perluasan bandara Sultan Hasanuddin tahap II itu menggunakan anggaran APBN tahun 2013-2015 sebesar Rp500 miliar, melalui PT Angkasa Pura I (Persero).

Akibatnya kerugian negara, sebesar Rp317 miliar, berdasarkan hasil audit dan perhitungan kerugian negara dari, Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKB) Sulsel.

Mereka dalam kasus ini dijerat dalam pasal 2 dan pasal 3 Undang-undang tindak pidana korupsi.

“Kelimanya kita tahan selama 20 hari kedepan, guna kepentingan penyidikan,” tandasnya.

Kuasa hukum tersangka, Muryadi mengaku keberatan atas penahanan, yang dilakukan penyidik karena dianggap tidak sesuai prosedur.

“Klien kami tidak ada yang menandatangani surat perintah penahanan dan berita acara penahanan. Tapi tetap ditahan,” tegasnya.

Muryadi menuturkan, pihaknya akan memprapradilankan, terkait sangkaan penyidik yang menyatakan ada salah bayar. Bahkan hasil perhitungan kerugian dalam kasus ini dinilai tidak obyektif.

“Tidak ada dasar BPKP dalam melakukan perhitungan dan ada kesalahan perhitungan yang dilakukan auditor dalam melakukan perhitungan kerugian negara,” kilahnya.

Rencana pekan depan pihaknya akan mengajukan upaya prapradilan. Atas sangkaan dan prosedur penahanan yang dilakukan terhadap kliennya tersebut.

Editor : Muh Sain


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Pengadilan | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Comments are closed.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Pengadilan