4 December 2016

Kadis PU Jeneponto ” Sebut Tak Paham ” Prosedur Lelang Gagal di ULP

30 - Nov - 2016 | 09:25 | by: Admin1
Kadis PU Jeneponto ” Sebut Tak Paham ” Prosedur Lelang Gagal di ULP

Jeneponto, Beritakota Online – Pihak Unit Layanan Pengadaan (ULP) terus mempertanyakan Surat resmi yang di kirim ke Kantor Unit Layanan pengadaan (ULP) sekaitan dengan proyek lelang gagal, salah satunya proyek Sumur bor yang di Kampung Bo’nia Desa Bungung Loe, Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto.

Nasruddin Pihak Unit Layanan Pengadaan (ULP) Jeneponto mengatakan, Surat yang dikirim kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Jeneponto di duga terdapat kesalahan prosedur dalam persuratan ke ULP untuk di lakukan penunjukan langsung proyek.

“Unit Layanan Pengadaan (ULP) ada aturan dalam memenangkan tender atau lelang gagal dan semuanya harus sesuai dengan prosedur dan di pandang pada proses yang paling minim dan di undang untuk lelang proyek bukan penunjukan langsung”ucap Nasruddin. balik Via telepon, Jumat (20/11/2016).

Selain itu, dari Pihak PU yakni Kepala Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Air Bersih Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Jeneponto Saharuddin mengatakan, Surat balasan yang dikirim Kepala Dinas Pekerjaan Umum Jeneponto (Abdul Malik) di duga sudah salah dan tidak paham dengan prosedur lelang gagal, bukan penunjukan langsung.

“Usulan Kadis Pu Jeneponto itu tidak melalui proses lelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP) yang dalam isi suratnya proyek itu penunjukan langsung, seharusnya dalam isi surat itu segera proses sesuai prosedur, bukan proses penunjukan langsung, saya menduga kadis Pu tak paham prosedur lelang gagal”beber Saharuddin.

Ia menambahkan, Makanya proses lelang gagal tersebut kita serahkan ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) untuk di proses berdasarkan undangan.

“kita kembalikan ke ULP untuk proses sesuai prosedur, jadi kalau itu yang dilakukan pak kadis dan tidak melalui proses lelang sudah tidak sesuai prosedur,”ucap Saharuddin.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Jeneponto Abdul Malik mengatakan, sekaitan dengan surat yang dikirim ke ULP mengaju kepada aturan yang ada dan cukup jelas tiga kali gagal lelang secara berturut maka harus penunjukan langsung oleh Pengguna Anggaran (PA) Dinas PU Jeneponto.

Menurutnya Surat yang dikirim ke ULP itu atas permintaan dari pihak ULP yang mengaju pada aturan yang ada, yakni tiga kali berturut turut gagal lelang maka harus di adakan penunjukan langsung.

“Surat yang saya kirim ke ULP itu ada prosedurnya jika tiga kali berturut turut di adakan lelang kemudian gagal maka dilakukan penunjukkan langsung, surat itu pun karena permintaan pihak ULP,”ucap Abdul Malik.

Penulis : Nasir
Editor    : Zul/Andi A Effendy


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Daerah | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Comments are closed.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Daerah