4 December 2016

Kabid Pengairan DPU Jeneponto Membantah Pernyataan Ketua LPPA RI

29 - Nov - 2016 | 12:50 | by: Admin1
Kabid Pengairan DPU Jeneponto Membantah Pernyataan Ketua LPPA RI

Jeneponto Beritakota Online – Kepala Bidang Pengairan Muh Irfan membantah pernyataan Ketua Lembaga Pengawas Pengguna Anggaran Republik Indonesia (LPPA RI) terkait dirinya di tuding mengerjakan proyek irigasi dan menarik uang jutaan dari oknum kontraktor.

Kepala Bidang Pengairan Muh Irfan membantah jika dirinya di tuding mengerjakan proyek irigasi DY Biloro tahun 2015 dan 23 titik proyek irigasi tahun 2016, apalagi menarik uang dari oknum kontraktor secara bervariasi yang 3 juta hingga 5 juta rupiah.

“Semua tudingan itu tidak benar, silahkan tanya semua kontraktornya, kontraktor siapa yang saya mintai uang, jadi apa yang di katakan oknum Lsm LPPA RI itu tidak benar, kalau saya dikatakan minta uang dari kontraktor 3 juta sampai 4 juta rupiah, apalagi mengerjakan proyek 23 titik,”ucap Irfan membantah. Selasa (29/11/2016).

Arifuddin, Salah seorang kontraktor dari CV Kuda Laut Jaya mengatakan, pembayaran yang dilakukan itu adalah kesepakatan atas jasa pembuatan kontrak sebesar Rp 2 juta rupiah dan tidak benar jika dikatakan menarik uang kontraktor Rp 3 atau Rp 5 juta rupiah.

“Ada memang pembayaran sebesar Rp 2 juta rupiah biaya tersebut untuk penggandaan kontrak sebanyak 7 rangkap kemudian biaya materai dan papan proyek, jadi itu bukan pungli tapi adalah jasa kontrak yang ditunjuk oleh rekanan (kontraktor),”jelas Arifuddin.

Ketua KPP A RI Syamsuddin Nompo mengatakan, Kepala Bidang Pengairan dalam hal ini Irfan meminta uang terhadap kontraktor secara bervariasi dan itu tergantung besaran nilai kontrak proyeknya ada yang membayar Rp 3 juta sampai Rp 5 juta rupiah dan mengerjakan proyek irigasi 23 titik tahun 2016.

“ini saya bisa pertanggung jawabkan dan ini benar adanya ada pernyataanya kok, jadi kontraktor itu membayar sesuai dengan besaran nilai kontrak pekerjaan salah satunya proyek irigasi, ada yang bayar Rp 3 juta rupiah hingga Rp 5 juta rupiah secara bervariasi dan juga pengerjaan proyek DY Biloro tahun 2015″ucap Syamsuddin.

Laporan : Nasir Krg Tinggi
Editor : Zul/ Andi A Effendy


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Daerah | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Comments are closed.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Daerah