4 December 2016

Macca Maros Adakan Kursus Bahasa Inggris Dengan Pemandu Wisata Di Objek Wisata Bantimurung

26 - Nov - 2016 | 13:41 | by: Admin1
Macca Maros Adakan Kursus Bahasa Inggris Dengan Pemandu Wisata Di Objek Wisata Bantimurung

Maros, Beritakota Online-Model Kursus Bahasa Inggris Wisata Berbasis Komunitas adalah model kursus bahasa Inggris wisata yang menekankan pada pendekatan adaptif instruktur terhadap profesi atau pekerjaan peserta kursus.

Bahasa Inggris wisata (English for Tourism/ EFT) adalah bahasa inggris yang tergolong ESP (English for Spesific Purpose) yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pembelajar dan dikaitkan dengan tema dan topik pada bidang ilmu tertentu, jenis pekerjaan atau aktivitas tertentu.

Pendekatan adaptif instruktur terhadap peserta didik adalah pendekatan instruktur yang menyesuaikan dengan kondisi atau keadaan peserta didik. Pendekatan ini akan memanfaatkan waktu luang dan bahkan bisa juga memanfaatkan kondisi bekerja peserta didik ketika melayani wisatawan local maupun mancanegara.

Dengan dasar ini, beberapa hari yang lalu LKP (Lembaga Kursus dan Pelatihan) Macca Maros yang telah mendapatkan Penilaian Kinerja B untuk lembaga Kursus dari Kemendikbud yang beralamat di Kompleks Ruko Hatta Terminal Maros, Jln. Bougenville C. 12 Maros yang membuka program Kursus Bahasa Inggris, Komputer, dan Bimbingan Belajar, ditunjuk lansung sebagai tim pengajar untuk mengadakan kursus Bahasa Inggris untuk Pemandu Wisata di Bantimurung kerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam hal ini BP PAUDNI Sulawesi Selatan. Seluruh dana kegiatan bersumber dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Peserta didik yang menjadi sasaran program ini adalah para pemandu wisata di sekitar objek wisata Bantimurung sekitar 12 orang misalnya penjual kupu-kupu, penjual souvenir, pemandu wisata yang sering mengantar para wisatawan, bahkan penjual makanan dan minuman.
Materi yang diajarkan dalam program ini antara lain adalah ungkapan bertukar informasi pribadi, menjelaskan produk dan jasa,  membeli dan menjual produk, ungkapan menjelaskan tempat-tempat menarik. Pada awal pertemuan diadakan pretest untuk mengukur kemampuan awal, dan akhir pembelajaran diadakan posttest untuk mengkur ketercapaian kompetensi peserta. Alhasil, 98% peserta bisa berbahasa Inggris dengan lancar. Menurut Nirwana, S,Pd, instruktur Bahasa Inggris LKP Macca Maros yang menjadi pengajar, mengatakan “ Kami menggunakan metode Contextual Teaching dan Communicative Approach, dengan belajar santai dan media belajar alam sekitar, yang kemudian menerapkan langsung di lokasi objek wisata Bantimurung, Alhamdulilah hasil yang didapatkan sesuai harapan, para peserta didik sudah mampu berkomunikasi dalam Bahasa Inggris dengan para wisatawan yang datang dengan lancar.

Menurut Ali Mutahar peserta didik, dia salah seorang penjual kupu-kupu dan souvenir di kawasan objek wisata Bantimurung. “Macca Maros memang mantap dengan metode belajarnya, karena kami belajar tidak serumit yang kami bayangkan karena pembelajarannya asik, menyenangkan, santai tapi kami cepat sekali memahami materi yang diajarkan dan bisa langsung diperaktekkan. Sehingga tidak terasa, kami bisa berbicara bahasa Inggris.
Salah seorang koordinator kegiatan dari BP PAUDNI Sulawesi Selatan Bapak Haidir mengatakan bahwa “LKP Macca Maros telah  berhasil melaksanakan kegiatan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan hasil yang sangat memuaskan dari kegiatan kursus untuk para pemandu Wisata ini, semoga kegiatan yang akan datang LKP Macca Maros masih bisa menjadi Mitra untuk kegiatan-kegiatan seperti ini dalam rangka peningkatan mutu sumber daya manusia di Kabupaten Maros pada khususnya dan di Indonesia pada umumnya. ( Syamsul/ Mansur)

Editor : Andi A Effendy


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Foto,Berita Pilihan,Berita Terkini,Daerah | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Comments are closed.

Kategori Berita Foto

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Daerah