4 December 2016

Cegah Pungli, Dispenda Sulsel Pasang CCTV di Samsat

24 - Nov - 2016 | 14:12 | by: Admin1
Cegah Pungli, Dispenda Sulsel Pasang CCTV di Samsat

Makassar, Beritakota Online- Dispenda Sulsel sangat serius menindaklanjuti instruksi Presiden RI Joko Widodo mengenai pelayanan maksimal kepada masyarakat tanpa pungli dengan memasang CCTV atau kamera pengintai di sejumlah kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Makassar. Sekretaris Dispenda Sulsel Muhammad Hatta S.Stp, Kamis (24/11), mengaku siap memberikan pelayanan Zero pungli dan Zero Percaloan. Upaya yang dilakukan dalam mencegah praktek pungutan liar (Pungli) adalah memasang CCTV di titik-titik rawan transaksi antara petugas Samsat dan wajib pajak. Antara lain di ruang pelayanan loket, penyerahan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) dan area Cek Fisik kendaraan.

“Area tersebut rawan transaksi gelap oleh oknum yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadinya. Makanya kami pasangi pasangi CCTV.

Untuk memudahkan pemantauan, para pejabat Samsat dapat mengakses CCTV melalui smartphonenya meski sedang tidak berada di dalam area kantor. “Pak Kadis, saya, kepala UPTD Samsat, dan pejabat lainnya sudah dapat melihat CCTV dari kantor maupun dari luar kantor karena sudah terkoneksi dengan smartphone kami,” kata Hatta. Tak hanya itu, Samsat di Sulsel juga sudah dijaga provost yang akan mencegah anggota Polri yang bertugas di Samsat melakukan pungli.
Selain itu, untuk memberikan pelayanan maksimal kepada wajib pajak, Samsat Makassar, Gowa, dan Maros tetap buka pada hari Sabtu.

“Pekerja yang hanya mempunyai waktu luang di hari Sabtu dapat mengunjungi Samsat terdekat untuk membayar pajak. Saat ini membayar pajak cukup mudah, hanya menghabiskan waktu beberapa menit saja asal berkasnya lengkap,” ujar Hatta.(Mudassir)
Editor : Andi A Effendy


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Ekobis | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Comments are closed.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Ekobis