4 December 2016

GESTUR Aksi Demo Protes Kinerja PPK Satker Perkeretapian di Sulawesi Selatan

15 - Nov - 2016 | 23:59 | by: Admin1
GESTUR Aksi Demo Protes Kinerja PPK Satker Perkeretapian di Sulawesi Selatan

Jakarta, Beritakota Online-Ratusan aktivis dari Gerakan Sosial Kontrol Indonesia Timur (GESTUR) melakukan unjuk rasa di depan Kantor Kementerian Perhubungan, dalam orasinya mereka mencermati proyek-proyek pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah di wilayah Indonesia Timur yang orientasi pembangunan banyak menabrak aturan yang berlaku.

Salah satunya mengenai Instruksi Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2015 mengenai Pelaksanaan Penetapan Pengelola Anggaran Di Lingkungan Kementrian Perhubungan.

Menurut Andi Hasbiansyah, Koordinator Aksi Gerakan Sosial Kontrol Indonesia Timur (GESTUR), mengatakan, salah satunya yang terterindikasi menabrak dan melanggar Peraturan Menteri tersebut adalah seperti pengangkatan Henry Hidayat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Perkeretaapian Sulawesi Selatan yang tidak sesuai dengan Permenhub No. 14 Tahun 2015,” ujur Andi di Depan Kemenhub, Jakarta, Senin (14/11)

“Dalam aturan tersebut jelas bahwa PPK yang sudah menjabat selama 2 tahun berturut-turut tidak diperbolehkan untuk di tunjuk kembali pada kantor /UPT/Satker sementara yang sama. Namun ini aneh, Henry Hidayat dipaksa untuk kembali menjabat padahal sebelum dan saat Ignasiun Jonan menjabat menteri, henry Hidayat jugas pernah menjabat dan kini diangkat kembali sampai saat ini serta terindikasi juga Henry Hidayat juga akan di angkat pada posisi yang sama di 2017 yang akan datang, disamping itu, henry juga punya gaya hidup glamor yang tidak sesuai dengan norma-norma pejabat.

Andi pun mencium adanya oknum-oknum yang mempunyai kepentingan dalam pengaturan posisi Henry Hidayat yang cukup strategis agar tetap menjabat sebagai PPK terkait pembangunan proyek kereta api di wilayah Sulawesi Selatan,” ujurnya.

Dan yang lebih parahnya selaku PPK satker perkeretaapian saudara Henry Hidayat, hidup bermewah-mewah, poya-poya dan kerap kali mendatangi tempat-tempat hiburan malam.

“Kami mencium adanya oknum-oknum yang bermain dengan proyek pembangunan kereta api diwilayah sulsel, sehingga pejabat kemenhub tidak mengindahkan PERMENHUB tersebut dan Ini sangat mencederai cita-cita Presiden Republik Indonesia tentang NAWACITA mengenai Reformasi birokrasi, sehingga ini pula dapat berimplikasi pada terjadinya bias dalam pengambilan kebijakan,” tegasnya

Mereka pun menuntut agar yang bersangkutan (henry) ditindak secara hukum atas pelanggaran yang dilakukannya, terkait yang telah tertuang dalam permenhub No. 14 Tahun 2015 dan mereka juga meminta pihak Inspektorat Kementrian Perubungan RI dalam hal ini Dirjen Perkeretaapian kementrian Perhubungan untuk dapat menelusuri hal tersebut serta meminta kepada Kementerian Perhubungan untuk mengusut kasus ini hingga ke oknum-oknum yang selama ini melindungi Henry hidayat selaku PPK Satker Perkeretaapian Sulawesi Selatan.(*)

Editor : Zul/Andi A Effendy


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Nasional | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Comments are closed.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Nasional