3 December 2016

Polda Kalbar Amankan Empat Tersangka Perdagangan Orang di Banten

3 - Nov - 2016 | 13:02 | by: Admin1
Polda Kalbar Amankan Empat Tersangka Perdagangan Orang di Banten

Pontianak, Beritakota Online-Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Barat, bekerja sama dengan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Banten, berhasil mengamankan 4 orang tersangka kasus Tindak Pidanan Penjualan Orang ( TPPO ),  masing masing satu orang warga negara Asing ( Tiongkok )atas nama LZC 31 tahun , NKJ 61 Tahun Nenek Korban, Bud 36 tahun dan seorang Wanita Nov 19 tahun dan satu orang masih buron atas nama As, yang merupakan pemain lama.

Menurut Dir Reskrimum Polda Kalbar Kombes Pol Drs. Krisnanda didampingi Kabid Humas Polda kalbar Kombes Pol Drs. Suhadi SW.M.Si, menjelaskan bahwa, terungkapnya kasus perdagangan orang karena bantuan informasi dari Masyarakat tentang adanya Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan korban seorang anak dibawah umur bernama ER 16 tahun, alamat jalan Komodor Yoes Soedarso kecamatan Pontianak Barat.

Peristiwanya itu sendiri berawal dari tersangka NOv yang menawarkan  perempuan Tionghoa ER (korban ), kepada  ASH ( buron ), untuk dikenalkan dengan laki laki Tiongkok Liu, Zhong Chai ( LZC ), setelah setuju dan disanggupi oleh LZC, maka pada hari Senin 24/10, dilakukan pertunangan di Restauran Fajar Jalan Pahlawan Pontianak Selatan,  Korban ER menolak untuk ditunangkan kepada LZC, namun Nenek Korban NKJ dan Ash (buron) memaksa dan mengancam korban apabila tidak mau bertunangan, maka korban harus mengembalikan uang yang telah diberikan oleh Tersangka LZC
Atas kejahatan yang mereka lakukan, tersangka memperoleh keuntungan 57 juta, sedangkan nenek Korban mendapatkan imbalan 20 juta dan Nov memperoleh 4 juta.
Selanjutnya para tersangka dan korban pada 25 Oktober   berangkat ke Jakarta dan menginap dirumah Kakak tersangka Bud, selanjutnya tanggal 26 Oktober Tim Dit Reskrimum Polda Kalbar berkordinasi dengan Subdir IV, Dit Reskrimum Polda Banten, untuk meminta bantuan penangkapan terhadap para tersangka.

Kemudian pada tanggal 27 Okt Tim Subdit IV dit Reskrimum Polda kalbar dibawah Pimpinan AKBP Hujrah Soumena S.Ik MH menjemput para tersangka untuk dibawa ke Pontianak, setelah administrasi lengkap baru pada tanggal 28 Oktober  ke empat tersangka dibawa ke Markas Polda Kalbar, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kepada para tersangka  dikenakan undang undang  nomor 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang pasal 2, 6 dan 10.

Berdasarkan pemeriksaan para tersangka ternyata tersangka warga Negara Asing China ini sudaj berada di Pontianak sejak tanggal 11 Oktober 2016 menginap di Hotel Gajah Mada selama 9 hari dan menginap di Hotel Borneo selama 4 hari, selama berada di Pontianak, kurang 13 hari ini, tersangka LZC menyerahkan uang kepada Ash sebesar 57 juta, dan ASH menyerahkan 20 juta kepada  Nenek Korban, karena sudah menerima uang maka Nenek Korban membujuk Korban untuk bersedia bertunangan dgn Pelaku LZC .

Tindak Pidana Penjualan Orang ( TPPO ) dengan modus perjodohan ini ternyata sudah sering dilakukan oleh tersangka  ASH ( Buron ) dan  Nov, dan saat ini ke 4 tersangka ditahan di Dit Reskrimum Polda Kalbar.

Laporan : Dirman dari Pontianak
Editor : Andi A Effendy


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Daerah,Hukum dan Kriminal | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Comments are closed.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Daerah

Kategori Hukum dan Kriminal