4 December 2016

Soal Mahasiswa Bentrok Polisi Dan Enam Motor Terbakar, Kapolda Sulsel Bilang Itu Sudah Biasa Dan Jangan Dibesar-Besarkan

29 - Oct - 2016 | 00:45 | by: Admin1
Soal Mahasiswa Bentrok Polisi Dan Enam Motor Terbakar, Kapolda Sulsel Bilang Itu Sudah Biasa  Dan Jangan Dibesar-Besarkan

Saat memantau situasi dilokasi depan kampus Unismuh. Irjen Anton Charliyan didampingi Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Gatot Edi Pramono, dan Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Rusdi Hartono. ( foto : Rakyatku)

Makassar, Beritakota Online- Kapolda Sulsel Irjen Pol Anton Charliyan menanggap dingin soal motor polisi yang dibakar mahasiswa saat peringati hari Sumpah Pemuda didepan kampus Unismuh, Jumat (28/10/2016) malam.

Menurut Anton, kericuhan hingga ujung pada pembakaran enam motor petugas polisi di depan kampus Umismuh Jl Sultan Alauddin sudah hal biasa dalam setiap mengawal aksi mehasiswa.

“Sudah biasa dan mungkin mahasiswa juga sedang menunjukan eksistensi diri saat setiap kali aksi tapi jangan dibesar-besarkan ya, soalnya kita sayang juga kalau ada fasilitas negara dibakar,” kata Anton saat memantau dilokasi, seperti dilansir Tribun.

Dalam aksi yang dilakukan oleh aliansi mahasiswa kampus Unismuh Makassar untuk peringati hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober. Namun aksi itu berakhir ricuh hingga sempat terjadi bentrok dengan polisi.

Saat memantau situasi dilokasi depan kampus Unismuh. Irjen Anton Charliyan didampingi Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Gatot Edi Pramono, dan Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Rusdi Hartono.

Mantan Kadiv Humas Mabes Polri ini juga tegaskan, pihaknya akan lakukan penyelidikan untuk mencari tahu dalang dari aksi pembakaran enam motor milik anggota Polisi. (*)

Editor : Andi A Effendy


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Hukum dan Kriminal | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Comments are closed.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Hukum dan Kriminal