4 December 2016

Program Bebas Pungli Diterapkan Di Samsat, Wajib Pajak Merasa Sulit Untuk Bayar Pajak Kendaraan

26 - Oct - 2016 | 16:30 | by: Admin1
Program Bebas Pungli Diterapkan Di Samsat, Wajib Pajak Merasa Sulit Untuk Bayar Pajak Kendaraan

Makassar, Beritakota Online-Program Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) yang kini tengah dijalankan seluruh kantor pelayanan publik, termasuk Kantor Samsat di Sulsel, ternyata pelayanan yang diterapkan masih dikeluhkan sejunmlah wajib pajak kendaraan bermotor (ranmor).

Pasalnya, Banyak pemilik kendaraan bukan nama sendiri yang tertera di STNK. Sehingga tatkala wajib pajak rannmor itu hendak melakukan proses pembayaran pajak terkendala dengan penerapa aturan yang kian dianggap ketat.

“Kami salut dengan program Saber Pungli itu yang dilaksanakan pihak Kepolisian Daerah Sulsel khususnya dan Polri pada umumnya, Namun kami berharap agar penerapan aturan itu, tidak menyulitkan bagi kami dengan persyaratan yang harus dilengkapi, seperti diharuskan membawa BPKB asli dan surat kuasa dari nama pemilik ranmor di STNK,” ucap Rahmah, pemilik ranmor bekas yang dibelinya, Rabu (26/10).

Memang diakui tidak ada lagi Didapati pembayaran diluar PNBP atau seperti tertera dinotis, dan sudah tidak ada lagi berani jadi calo atau perantara untuk jasa pengurusan STNK dalam lingkup kantor Samsat diseluruh wilayah Sulsel, namun kami wajib pajak merasa bingung dengan adanya aturan yang ketat dan tidak bisa ada kebijakan, jadi terpaksa niat untuk bayar pajak  kendaraan yang sudah jatuh tempo ditunda dulu untuk sementara.

Lain halnya dengan Bustam, salahsatu pengusaha di Makassar mengaku, saat ini ia kesulitan untuk menyelesaikan kewajiban membayar pajar ranmor mereka.

“Saya ini punya beberapa ranmor, dan beberapa tahun terakhir hanya mempercayakan pada orang untuk mewakili saya melakukan pembayaran pajak. Kami ini lagi sibuk tak punya waktu ke samsat. Saat ini orang yang saya percayakan membayar pajak ranmor engga lagi mengurus karena takut ditangkap karena dianggap calo atau pungli,” papar Bustam.

Nah, nagi para pemilik ranmor yang tak punya waktu ke kantor  Samsat melakukan pembayaran pajak maupun mengurus yang lain dan meminta aparat pemerintahan maupun kepolisian, untuk lebih bijak menjalankan aturan.

Apalagi, konsep pelayanan yang wajib dijalankan adalah pelayanan prima cepat dan tepat.( Mudassir/Muh Sain)

Editor: Zulkifli/ Andi A Effendy


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Hukum dan Kriminal | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Comments are closed.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Hukum dan Kriminal