4 December 2016

Kontraktor Pelaksana Proyek : Kalau Ada Pondasi Yang Tidak Kuat, Bersedia Dibongkar

24 - Oct - 2016 | 22:53 | by: Admin1
Kontraktor Pelaksana Proyek :  Kalau Ada Pondasi Yang Tidak Kuat,  Bersedia Dibongkar

Masyarakat Penggiat Anti Korupsi Maros Pangkep Minta Instansi Inspektorat Untuk Turun Periksa Kondisi Proyek Ini

Pangkep, Beritakota Online-Terkait permasalahan proyek Drainase yang  sudah rusak pondasinya sedangkan baru dua bulan umur pembangunannya dilaksanakan pihak kontraktor CV Daya Cipta Kontruksi yang diberitakan pada edisi sebelumnya, Pihak Kontraktok pelaksana yakni Staf Pelaksana CV Daya Cipta Kontruksi, Suddin alias Udin menanggapi dan mengakui Itulah kondisi pasir di pangkep kalau sudah kemarau sekali yang agak  merah, tapi bukan berarti kita campur dengan tanah, itu pasir sungai di Daerah Mangilu kondisi kering yang  distockfile,oleh tukang perahu dan bisa dicek, warna  merah itu adalah silika, katanya.

Selain itu Suddin menjelaskan sebagai bahan baku campuran semen, jadi kalau pasir itu sudah bercampur dengan semen atau kena hujan, maka merahnya jadi hilang adapun Lokasi pengambilan pasir itu di daerah Mangilu, dimana disitu daerah tanah silika sedimen murni, coba sekarang hujan sudah turun maka pasir yang dipakai tidak berwarna merah merah lagi, jelasnya kepada Beritakota Online via Whats Appnya, Senin ( 24/10).

” Bisa dicek hasil pembangunan dirujab Bupati juga untuk dipakai sebagai bahan pembuatan tangga depan juga pasir yang dipakai seperti itu, tapi sekarang sudah hujan dan  tidak adami itu pasir merah-merah, ” ucapnya.

Adapun Menurut Suddin menagkui bahwa Itu di foto ada juga kamu foto pondasi yang pecah, begini inilah selalu saya  katakan di PU, sekarang dinas tarkim yang membawahi proyek drainase, kalau desain drainase   yang pinggir jalan, tidak boleh perencanaan gambarnya lebar permukaan atas 20 cm, saya selalu protes, karena terlalu kecil, biasanya  selalu dilalui  mobil yang berpapasan atau mobil parkir dipinggir jalan, mudah pecah, retak, karena terlalu kecil, harusnya bibir atss desain drainsse itu 25 cm, jadi tdk mudah pecah, bisa dicek di PU, saya paling sering pertanyakan desain ini, dengan desain 25 cm bibir atas maka kejadian, seperti gambar yang kau perlihatkan tidak terjadi, karena lebih kuat, berfungsi sebagai talud jalan, biasa ban  mobil kada “aletei” diatas bibir drainase. Jadi bukan karena pasirnya, sebagai pembuktian kakau pasir itu bagus, ujarnya.

” Saya undangki turun kelapangan, kalau ada pasangan pondasi yang tidak kuat dilapangan  bersedia  dibongkar, ini masih masa konstruksi, belum habis kontraknya, dan masih ada waktu masa pemeliharaan. Saya tunggu, kalau memang motivasimu untuk perbaikan, ” ungkap Udin salah satu staf Pelaksana Kontraktor yang mengerjakan Proyek Drainase tersebut.

Sementara itu Masyarakat Penggiat anti Korupsi di Maros Pangkep, Abd Hakim  meminta kepada pihak instansi Inspektorat di Pangkep untuk turun melakukan pemeriksaan proyek Drainase tersebut dengan melihat secara langsung kondisi proyek ini apa sesuai dengan bestek, dan sementara kasus ini dirampungkan datanya untuk dilaporkan ke Kejari Pangkep dalam waktu dekat ini. ( Bersambung….)

Laporan : Muh Sain
Editor : H. Sakkar Rauf


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Daerah | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Comments are closed.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Daerah