4 December 2016

Waduh, Dijanji Lulus Test Polisi Warga Jeneponto Kena Tipu Uang Amblas Rp 200 Juta

13 - Oct - 2016 | 23:54 | by: Admin1
Waduh, Dijanji Lulus Test Polisi Warga Jeneponto Kena Tipu Uang Amblas Rp 200 Juta

Satreskrim Polres Jeneponto Akan Usut Kasus Penipuan Calo Test Penerimaan Bintara Polisi 2016

Jeneponto, Beritakota Online- Hajjah Nurhayati (36) melaporkan kasus penipuan yang menimpa dirinya ke Markas Polres Jeneponto, Kamis (13/10/2016).

Dia mengaku ditipu warga berinisial ATL yang juga sepupu Nurhayati sendiri.

Pelapor telah menyerahkan uang ratusan juta kepada ATL guna meluluskan anaknya, Fajrin (18), dalam rekrutmen calon anggota Polri tahun 2016.

“Adami Rp 200 juta saya kasikan, katanya dia bisa luluskan anakku jadi polisi,” kata Nurhayati .
Nurhayati diyakinkan oleh ATL dengan jaminan Mabes Polri dan Wapres Jusuf Kalla.

“Katanya itu uang untuk di bagi-bagikan ke Mabes Polri dan Jusuf Kalla, saya tidak tahu untuk apa yang jelas dia janjikan untuk anak saya lulus polisi,” tutur Nurhayati.

Nurhayati, terus meminta uangnya dikembalikan, namun ATL hanya mengembalikan Rp 30 juta.

Warga Allu, Kelurahan Benteng, Kecamatan Bangkala, Jeneponto, itu memberi uang kepada melalui transfer rekening secara bertahap

“Ini ada bukti transferannya, saya transfer sedikit-sedikit, paling sedikit Rp 5 juta dan paling banyak Rp 95 juta waktu bulan empat,” jelas Nurhayati.

“Fajrin (18) tidak lulus pada tahap tes kesehatan jasmani waktu tes renang di SPN Batua,” ucap Nurhayati.

Dugaan kasus penipuan Hajjah Nurhayati (36) oleh calo pendaftaran polisi kini dalam pengusutan Satreskrim Polres Jeneponto.

“Laporannya sudah kami terima, dan sementara lakukan penyelidikan, atas dugaan penipuan tersebut,” ujar Kasat Reskrim Polres Jeneponto, AKP Ismail Samad kepada  wartawan di Mapolres Jeneponto, Jl Pelita, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Kamis (13/10/2016), seperti dilansir Tribun.

Putra Nurhayati, Nur fajrin (18), dijanjikan kelulusan pendaftaran Polri 2016 oleh keluarganta bernama Ahmad Tahir Latu dengan membayar Rp 200 juta.

“Pelapor mengaku membayar Rp 200 juta untuk diluluskan anaknya Secaba Polri 2016, “tutur Ismail.

Pelaku terancam pasal 378 tentang penipuan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Korban yang merupakan warga Allu, Kelurahan Benteng, Kecamatan Bangkala tersebut, sebelumnya telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Jeneponto.( Nasir Kr Tinggi)

Editor : Zul/ Andi A Effendy


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Daerah,Hukum dan Kriminal | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Comments are closed.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Daerah

Kategori Hukum dan Kriminal