3 December 2016

LDII Didorong Akselerasi Pembangunan Daerah

6 - Oct - 2016 | 23:12 | by: Admin1
LDII Didorong Akselerasi Pembangunan Daerah

Takalar, Beritakota Online-Ormas islam didorong lahirkan program kerja yang terintegrasi dengan kebijakan pemerintah daerah. Dengan demikian, ormas ikut berperan mengakselerasi pembangunan daerah.

Ketua DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan Hidayat Nahwi Rasul mengemukakan, LDII Takalar harus membuat program kerja yang sejalan dengan program pemerintah kabupaten.

“Saya harap LDII Takalar merumuskan program kerja yang aktual dan relevan dengan kondisi daerah setempat. LDII harus membantu pemerintah daerah mewujudkan visi misinya,” kata Hidayat saat menyampaikan sambutan dalam konsolidasi dan rapat kerja LDII Takalar di Baruga Karaeng Bainea, Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Kamis (6/10/2016).

Rapat kerja dan konsolidasi ini bertajuk “Dengan Konsolidasi dan Rapat Kerja Daerah LDII Takalar Kita Membangun SDM Profesional Religius untuk mencapai Takalar Terdepan dalam Pelayanan Menuju Masyarakat Sejahtera, Berkeadilan, Beriman, dan Bertakwa”.

Hidayat Nahwi Rasul berujar, LDII harus mendukung dan menyatu dengan pemerintah. “LDII tidak boleh berpisah dari pemerintah. LDII harus terus memberikan solusi-solusi permasalahan masyarakat, ” kata Hidayat.

Pihaknya melanjutkan, LDII tidak hanya menekankan dakwah dengan lisan, tetapi juga dakwah dengan perbuatan. “Fokus LDII berdakwah dengan melakukan go green untuk memberi manfaat bagi lingkungan. LDII berdakwah dengan ekonomi syariah, agar LDII menjadi solusi, bukan menjadi bagian dari masalah,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin berharap, rapat kerja LDII Takalar menghasilkan program yang terintegrasi dengan program pemerintah. “Program tidak perlu banyak yang penting bermanfaat. Saya harap, apa yang dilakukan hari ini membantu mengakselerasi program daerah,” tuturnya.

Bupati Takalar mencontohkan, LDII dapat berperan dalam kegiatan fisik maupun non fisik. “Seperti penanaman mangrove, perbaikan lingkungan hidup di kota atau desa, pembenahan rumah tidak layak huni, dan mengadakan pelatihan memandikan jenazah,” katanya (*)

Editor : Andi A Effendy


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Daerah | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Comments are closed.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Daerah