2 December 2016

Waduh, Ratusan Kendaraan Milik PT Vale Beroperasi Diareal Tambang di Lutim Diduga Belum Didaftar Di Samsat Makassar Rugikan Pajak Daerah Senilai Milyaran Rupiah

30 - Sep - 2016 | 13:13 | by: Admin1
Waduh, Ratusan Kendaraan Milik PT Vale Beroperasi Diareal Tambang di Lutim Diduga Belum Didaftar Di Samsat Makassar Rugikan Pajak Daerah Senilai Milyaran Rupiah

Sejumlah Aktifis di Makassar Minta Instansi Terkait Usut Keberadaan Kendaraan Tersebut.

Makassar, Beritakota Online -Perusahaan Tambang terbesar yang berpusat di Kabupaten Luwu Timur (Lutim), PT. Vale, dikabarkan miliki seratus lebih kendaraan bermotor (ranmor) roda empat (mobil) beralamat Makassar sesuai faktur kendaraan, diduga belum terdaftar di Kantor Samsat Makassar.

Tentunya keberadaan mobil yang semua masuk dalam klasifikasi kelas mewah, dan ini sudah merugikan pendapatan pajak daerah Provinsi Sulsel senilai belasan miliar rupiah.

Hal itupun dibenarkan sejumlah sumber yang mengetahui persis adanya tunggakan pajak ranmor PT. Vale yang sebelumnya bernama PT. Inco, yang hingga saat ini belum terbayarkan di Samsat Makassar.

Sementara ratusan mobil milik PT. Vale ini beroperasional di kawasan tambang milik perusahaan besar ini di Malili, Kabupaten Luwu Timur sekitar 8 tahun.

Selain tak pernah membayar Bea Balik Nama (BBN) 1, seluruh kendaraan tak teregistrasi ini mengabaikan pajak tahunan kendaraan itu.

Menanggapi permasalahan yang tentunya merugikan daerah belasan miliar rupiah ini, sejumlah aktivispun meradang dan menganggap adanya ketidak pedulian PT. Vale tersebut perlu diusut oleh aparat kepolisian dan pihak Dipenda Sulsel.

“Nilai yang cukup fantastik dari kesengajaan yang dilakukan untuk tidak taat membvayar pajak ranmor, merupakan sebuah pelanggaran yang tak bisa ditolerir,” ucap Direktur Konsorsium Pemerhati Kebijakan Publik (KOPEK) Sulsel, Uchu M, Jumat (30/9) kepada Wartawan di Makassar.

Disisi lain menurut Ketua Satuan Pelajar Mahasiswa Pemuda Panca Sila (Sapma PP), Arul, mengharapkan  institusi terkait diharap bisa menyelamatkan kerugian negara yang sudah 9 tahun terabaikan.

Sejumlah aktivis di Kota ini mengaku, dalam waktu dekat akan melakukan aksi unjukrasa meminta perusahaan ini untuk segera melakukan pemvayaran pajak ranmor yang selama ini hanya di abaikan.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadispenda) Sulsel, Tautoto TR yang dihubungi via telepon selularnya, mengaku jika pihak PT. Vale memiliki sejumah kendaraan yang beralamat Makassar yang belum didaftar.

“Masalah ini sudah kami bicarakan sekitar satu tahun dengan pihak kepolisian,” ucap Kadispenda melalui pesan singkatnya. ( Umat/ Mudassir)

Editor : Zulkifli/Andi A Effendy


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Ekobis,Pajak | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Comments are closed.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Ekobis

Kategori Pajak