14 August 2018

Asal Usul SOP Saudara Pangkep, Terkenal Sampai Festival Kuliner Internasional

27 - Apr - 2015 | 23:43 | by: Admin1
Asal Usul SOP Saudara Pangkep, Terkenal Sampai Festival Kuliner Internasional

Ahmad Djamaan Sek.Dinas Budpar Kab.Pangkep; Pengurus Bpc PHRI Kab.Pangkep.

Laporan : Herman Djide dari Pangkep

Pangkep, Beritakota Online-Nama SOP SAUDARA telah membumi. Popularitas produk makanan berkuah ini telah ikut mempopulerkan Kab.Pangkep di kancah per-kuliner—an tanah air. Asal usul dan sejarah SOP SAUDARA tidak bisa dilepaskan dari kisah perjalanan hidup Bapak H. ABDULLAH alias H. DOLLAHI, sang penemu dan peracik pertama SOP SAUDARA PANGKEP.

Berawal dari tahun 1957, H. Dollahi, putera kelahiran Sanrangan, Kec.Pangkajene, Pangkep 1931 ini melirik pekerjaan sebagai pelayan warung. Kala itu, seorang warga Pangkep bernama H.SUBAIR (alm) membuka warung Sop Daging di Pasar Bambu Makassar (disekitar Jln Irian/Jln Wahidin Sudirohusodo) yang pada waktu itu cukup laris.

Pengalaman sebagai pelayan warung selama 3 (tiga) tahun, H.DOLLAHI banyak belajar tentang Sop. Tahun 1960 ketika Pasar Senggol (sekitar Karebosi) Makassar dibuka, ia memutuskan untuk mendirikan usaha warung sendiri dengan dibantu 14 karyawan yang berasal kalangan intern keluarga sendiri.

H.DOLLAHI berkreasi membuat Sop yang lebih istimewa dibanding dengan racikan seniornya, H.SUBAIR dengan menambahkan bumbu yang selama ini dinilainya masih kurang. Selain membenahi rasa, ia juga memberi terobosan memberi nama Sop buatannya dengan nama SOP SAUDARA.

Mengapa memilih nama SOP SAUDARA? Alasannya adalah selain terinspirasi dari nama warung COTO PARAIKATTE yang juga terkenal saat itu, juga dimaksudkan agar orang-orang yang datang dan makan Sop diwarungnya merasa BERSAUDARA dengan pemilik, pelayan, dan sesama pelanggan warung. Misi SOP SAUDARA menghadirkan nilai & suasana PERSAUDARAAN. Sampai ada yang mengatakan : SOP SAUDARA itu singkatan dari “Saya Orang Pangkep, Saudara!!”.

SOP SAUDARA tidak jauh berbeda dengan Coto Makassar makanan khas Sulawesi Selatan lainnya. Sama-sama berbahan baku daging sapi dan keduanya disajikan dalam mangkuk kecil. Yang berbeda adalah SOP SAUDARA menggunakan parkedel kentang sedangkan Coto Makassar tidak. Bumbu yang digunakan juga sedikit berbeda SOP SAUDARA menggunakan merica dan ketumbar. Yang lainnya sama saja keduanya menggunakan bawang merah, bawang putih, lengkuas sebagai bumbu dasarnya.

Perbedaan lain dari keduanya adalah cara penyajiannya. Coto Makassar biasanya disajikan bersama ketupat, sedangkan SOP SAUDARA disajikan dengan nasi dan ikan bakar (bandeng). Tetapi menurut sang penemunya, H. DOLLAHI, hidangan SOP SAUDARA akan terasa lebih istimewa bila tidak dihidangkan dengan ikan bakar karena menurutnya Cobe-Cobe (saus) dari ikan bakar bisa menghilangkankan aroma dan rasa khas SOP SAUDARA.

Kini usaha warung SOP SAUDARA PANGKEP mengalami perkembangan pesat, tidak hanya di Sulawesi Selatan tetapi juga telah merambah di seantero nusantara bahkan di Malaysia dan Arab Saudi.

Tahun 2007 Assosiasi Pengusaha Sop Saudara Pangkep (APSOS) terbentuk dan pengurusnya telah dikukuhkan oleh Bupati Pangkep selaku Pembina Asosiasi. Kepengurusan APSOS dipimpin oleh H. SYAMSUL HAMZAH (owner Warung Sop Saudara, Jl.Pettarani Km.4 Makassar) sebagai Ketua Umum dan H. ABDULLAH alias H. DOLLAHI (owner Warung Sop Saudara, Jl.Andalas Makassar) sebagai Ketua Penasehat. Kini di tahun 2013, kepengurusan baru APSOS terbentuk dengan mengangkat H.ABDUL WARIS (owner Warung Sop Saudara Hj.ANNY, Tamalanrea Makassar) sebagai Ketua Asossiasi.

Dibawah kendali APSOS, kuliner Sop Saudara semakin berkembang, antara lain dapat kita lihat :
-2008 bersama Pemkab Pangkep dan BPD PHRI Sulsel bertempat di Clarion me-Launching Sop Saudara Pangkep sebagai menu utama di Hotel berbintang di Makassar.

-2009 atas bantuan Pemkab Pangkep, DPD Asita Sulsel, dan Kembudpar RI, Sop Saudara Pangkep ikut ajang festival kuliner internasional “Tongtong Fair” di Denhaag Belanda.

-2012 Gubernur Sulsel,Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH, M.Si, MH melunching Festival Sop Saudara sebagai Event Tahunan (Callender of Event) pariwisata Sulsel.

-2013 atas prakarsa Bupati Pangkep, Bapak H.Syamsuddin A.Hamid,SE diselenggarakan Festival Sop Saudara 2013 dan sukses meraih Piagam Penghargaan dan dicatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) No.6106/R-MURI/VIII/2013, tanggal 21-8-2013 Kategori Peserta Terbanyak, 2500 Orang.

-2015 Fest Sop Saudara dilaksanakan bersamaan peringatan hari jadi ke-65 Pangkep.

Segenap komunitas SOP SAUDARA memberi apresiasi dan penghargaan disertai ucapan terima kasih atas upaya Bupati Pangkep, Bapak H. Syamsuddin A.Hamid, SE dan Gubernur Sulsel Bapak Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH, M.Si, MH yang telah menjadikan Festival SOP SAUDARA sebagai bagian dari Calender Of Event Pariwisata Sulsel, yang secara nyata membantu mendorong dan menggerakkan pertumbuhan usaha SOP SAUDARA.

Editor : H. Sakkar Rauf


BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Pilihan,Berita Terkini,Berita Utama,Kuliner,Liputan Haji 2018 | Responses are currently closed, but you can TRACKBACK .

Komentar ditutup.

Kategori Berita Pilihan

Kategori Berita Terkini

Kategori Berita Utama

Kategori Kuliner

Kategori Liputan Haji 2018